Jumat, 14 Oktober 2011

Jadwal Update Indonesian Premier League 2011-2012 | Jadwal IPL 2011-2012 | Jadwal Liga Premier Indonesia

Walaupun masih bersebaran berita yang meragukan tentang jadwal Pertandingan Indonesian Premier League 2011-2012 / Jadwal IPL 2011-2012 / Jadwal Liga Premier Indonesia 2011-2012, namun sementara, para pembaca setia blog ini bisa menggunakan jadwal sementara berikut ini sebagai patokan. Jika ada update, insya Allah saya kabari lagi.

Jadwal Siaran Langsung IPL 2011/2012:
Sabtu (15/10/2011)
- PERSIB Bandung vs Semen Padang FC (15.30) Live RCTI

Minggu (16/10/2011)
- Persiba Bantul vs Persipura Jayapura (15.30) Live RCTI

Senin (17/10/2011)
- Deltras vs Persema Malang (15.30) Live RCTI

Rabu (19/10/2011)
- Persib vs Persipura. Batal, ditunda

Sabtu (22/10/2011)
- PERSISAM vs PERSIBA BALIKPAPAN (15.30) Live Global TV

Sabtu (26/11/2011)
- Pelita Jaya vs PSPS PEKANBARU (15.30) Live MNCTV
- Sriwijaya FC vs Semen Padang (15.30) Live RCTI
- Persijap vs PSM Makasar (19:00) Live MNCTV
- Mitra Kukar vs Bontang FC (15:30) Live Global tv

Minggu (27/11/2011)
- Persela vs Persebaya (15.30) Live RCTI
- Persibo bojonegoro vs PSMS Medan (15:30) Live MNCTV
- Arema vs Persiraja (19:00) Live Global TV

Sabtu (3/12/2011)
- Persipura vs Mitra Kukar (15:00) Live Global TV
- PSM Makasar vs Persisam Samarinda (19:00) Live Global TV
- Persibo vs SFC (15:00) Live RCTI
- Arema vs Persija (15:00) Live RCTI
- Pelita Jaya vs Persiba Bantul (15:00) Live MNCTV
- Persijap vs Persib (19:00) Live MNCTV

Minggu (4/12/2011)
- Persiwa vs Persema (15:30) Live Global TV
- Persidaon vs Persebaya (15:30) Live MNCTV
- Bontang fc vs PSMS medan (15:30) Live Global TV
- Persiba vs Persiraja (19:00) Live MNCTV
- Semen Padang vs Persela (19:00) Live RCTI
- PSPS vs Deltras (15:30) Live MNCTV

Rabu (7/12/2011)
- PSM Makasar vs Mitra Kukar (19:00) Live Global TV
- Persipura vs Persisam (15:30) Live Global TV
- Arema vs Sriwijaya (15:30) Live RCTI
- Persibo vs Persija (19:00) Live MNCTV
- Persijap vs Persiba Bantul (19:00) Live MNCTV
- Pelita vs Persib Bandung (19:00) Live RCTI

Kamis (8/12/2011)
- Persidafon vs Persema (15:30) Live Global TV
- Persiwa vs Persebaya (15:30) Live MNCTV
- Persiba vs PSMS (19:00) Live RCTI
- Bontang vs Persiraja (19:00) Live MNCTV
- PSPS vs Persela (15:30) Live RCTI
- Semen Padang vs Deltras (19:00) Live Global TV

Sabtu (10/12/2011)
- Persema vs Persipura (15:30) Live Global TV
- Persebaya vs PSM Makasar (19:00) Live RCTI
- Sriwijaya fc vs PSMS Medan (19:00) Live MNCTV
- Persija vs Persiraja (15:30) Live RCTI
- Pelita Jaya vs Semen Padang FC (15:30) Live MNCTV
- Persijap vs PSPS (19:00) Live Global TV

Minggu (11/12/2011)
- Persibo vs Mitra Kukar (15:30) Live RCTI
- Arema vs Persisam (15:30) Live Global TV
- Persiwa vs Bontang fc (15:30) Live MNCTV
- Persidafon vs Persiba (15:30) Live Global TV
- Persiba Bantul vs Persela (19:00) Live Global TV
- Persib vs Deltras (15:30) Live RCTI

Sabtu (17/12/2011)
- Persebaya vs Persipura (15:30) Live RCTI
- Persema vs PSM Makasar 15:30) Live MNCTV

Bravo PERSIB !!!
NB:
Dukung PERSIB dengan berbagi posting ini di Facebook. Cukup dengan meng-KLIK link ini!
Terimakasih.

Sumber:
http://mohamadrivani.blogspot.com/


Jangan lupa, kunjungi sponsor kami berikut ini:

Minggu, 24 April 2011

Sejarah Berdirinya PERSIB


Kurang Afdhol rasanya sebagai Blog Bobotoh Berbudi kalau tidak mencantumkan Sejarah Berdirinya Persib. Ya, Anda sebagai Bobotoh setia, sedikit banyak harus mengetahui seperti apa asal usul PERSIB sehingga sampai ada seperti sekarang ini. Silahkan Anda baca paparan saya berikut ini:

Sejarah Berdirinya PERSIB:

Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetball Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.

Atot ini pulalah yang tercatat sebagai Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega didepan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan diluar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara Jakarta.

Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.

BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub- klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.

Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.

Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken ( VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah- olah Persib merupakan perkumpulan “ kelas dua “. VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan- pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib dilakukan di pinggiran Bandung—ketika itu—seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang didalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan dipusat kota, UNI dan SIDOLIG.

Persib memenangkan “ perang dingin “ dan menjadi perkumpulan sepakbola satu- satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNU dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG ( kini Stadion Persib ), dan Lapangan SPARTA ( kini Stadion Siliwangi ). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.

Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Kegiatan persepakbolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga diseluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.

Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun.

Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar diberbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit- prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.

Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda ( NICA ) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.

Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950- an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah- pindah sekretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R.Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.

Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.

Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.

Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.

Sebagai tim yang dikenal tangguh, Persib juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Adjat Sudradjat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nuralim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.

Bravo PERSIB !!!

Sumber: http://simamaung.com/sejarah-persib-bandung/
NB:
Dukung PERSIB dengan berbagi posting ini di Facebook. Cukup dengan meng-KLIK link ini!

Terimakasih.

Dukung juga blog ini dengan menjadi pengikut / follower blog ini dan menambahkan link blog ini di blog Anda. Sebagai timbal balik, blog Anda pun akan di follow dan di-backlink.

Jangan lupa, kunjungi sponsor kami berikut ini:



Produk Untuk Suami Istri:

Sabtu, 16 April 2011

Video Gol Persib Vs Persisam, Rabu 13 April 2011, Persib Unggul 4-1 atas Persisam

Mantap, Gol-gol Indah persib saat menghadapi Persisam di Kandangnya, Stadion Si Jalak Harupat, dengan Skor akhir 4-1 untuk kemenangan PERSIB.

Bagi Anda yang belum melihat videonya, silahkan saksikan di sini:




Bravo PERSIB !!!
NB:
Dukung PERSIB dengan berbagi posting ini di Facebook. Cukup dengan meng-KLIK link ini!
Terimakasih.

Dukung juga blog ini dengan menjadi pengikut / follower blog ini dan menambahkan link blog ini di blog Anda. Sebagai timbal balik, blog Anda pun akan di follow dan di-backlink.

Jangan lupa, kunjungi sponsor kami berikut ini:



Produk Untuk Suami Istri:

Rabu, 30 Maret 2011

Video Persib Vs Persipura Minggu, 27 Maret 2011, 2-2 (2-0)

Kebahagiaan di babak pertama tidak bertahan lama, karena Persipura Jayapura berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Mau tidak mau, hasil harus diterima oleh para Bobotoh Berbudi dengan Lapang dada.

Bagi yg belum melihat Gol-gol Persib Vs Persipura pada Pertandingan Minggu, 27 Maret 2011 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, silahkan simak pada Video berikut.





Bravo PERSIB !!!

NB: Dukung PERSIB dengan berbagi posting ini di Facebook. Cukup dengan meng-KLIK link ini!

Terimakasih.

Dukung juga blog ini dengan menjadi pengikut / follower blog ini dan menambahkan link blog ini di blog Anda. Sebagai timbal balik, blog Anda pun akan di follow dan di-backlink. Jangan lupa, kunjungi sponsor kami berikut ini:

Minggu, 27 Maret 2011

Video Persib Vs Persiwa 2011, Hasil Pertandingan Persib Vs Persiwa, Kamis 24 Maret 2011, 5-2 untuk Kemenangan PERSIB

Setelah menahan malu karena ditekuk Persija 3-2, akhirnya Persib Bandung menunjukkan taringnya di Kandangnya, Stadion Si Jalak Harupat, Kamis, 24 Maret 2011. Persib berhasil mengalahkan Tim Tamu, Persiwa Wamena dengan sekor Telak 5-2 untuk kemenangan Persib.

Bagi sahabat Bobotoh Berbudi yang belum melihat pertandingan yang sangat bagus tersebut, silahkan Anda lihat video berikut, bagaimana Persib bermain dengan sangat bagus dan memuaskan para Bobotoh yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, juga bobotoh yang menonton di rumah masing-masing.



Bagi yang belum mengetahui singkat cerita dahsyatnya, silahkan baca cerita dari sahabat kita di JPNN.com berikut ini:

BANDUNG-Persib Bandung sudah melupakan kekalahan pahit atas rival abadinya Persija Jakarta, pekan lalu. Buktinya, menjamu Persiwa Wamena dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Si Jalak Harupat, Maung Bandung menang telak 5-2, malam tadi (24/3).

Miljan Radovic menjadi aktor utama dibalik pesta gol Persib. Gelandang asal Montenegro itu mencetak hattrick plus satu assist dengan cara yang sangat berkelas. Dua gol Radovic tercipta melalui eksekusi spektakuler bola mati. Sementara satu gol lainnya, dilesakkan melalu sepakan keras di luar kotak penalti.

Pelatih Persib Daniel Roekito memuji performa Radovic. Ia mengakui kemenangan malam tadi tidak terlepas dari penampilan gemilang Radovic. "Saya harus mengakui bahwa kemenangan ini tidak terlepas dari permainan dia yang sangat maksimal. Ini malamnya Radovic," terang Daniel

Daniel pun mengaku sangat puas, karena tidak adanya rasa saling ketergantungan di antara para pemain. Ia memandang semua pemain mampu tampil dalam kolektivitas permainan maksimal. "Pemain hari ini bagus, tidak mengandalkan pemain lain. Setiap pemain memberikan kontribusi yang bagus" ujarnya.

Sementara, beberapapemain yang mendapat kepercayaan untuk bermain dalam pertandingan melawan Persiwa tadi dinilai Daniel mampu membuktikan kualitiasnya. Mereka di antaranya Cecep Supriatna, Nova Arianto, Wildansyah, Gilang Angga, Airlangga Sucipto dan Hilton Moreira. "Pemain yang saya kasih kepercayaan bisa main bagus. Mereka bisa memanfaatkan kesempatan yang saya kasih untuk tampil maksimal," katanya.

Saat disinggung performa tim secara keseluruhan, ia menilai penampilan Persib sudah lebih baik dibandingkan laga sebelumnya. Namun ia akui lini belakang masih harus menjadi catatan dan akan terus diperbaiki. "Lini belakang mainnya bagus, tapi kurang teruji karena serangan mereka sedikit. Kalau tekanannya banyak enggak tahu kita. Tapi kita akan terus perbaiki tim ini," tuturnya.

Di kubu lawan, Pelatih Persiwa Suharno mengakui keunggulan Persib. Namun, menurutnya jika dihitung dari dua pertandingan musim ini antara Persib melawan Persiwa, secara gol kedua tim berimbang karena mempunyai jumlah gol yang sama. Disana kita unggul 3 gol, disini juga 3 gol. Jadi kita draw, kata Suharno sambil bercanda.

Eks pelatih Persikab Kabupaten Bandung ini memandang anak asuhnya hanya kurang konsentrasi. Hal itu, membuat Persib dengan mudah mencetak gol. Tercatat ada 3 gol yang diciptakan Persib yang berawal dari bola mati.

Selain itu, lanjut Suharno, ada 1 momen yaitu saat awal babak pertama dimana bola mengenai mistar gawang Persib. Jika saja hal itu tak terjadi, hasilnya akan lain. Tapi saya tidak menyalahkan wasit, secara keseluruhan wasit bertindak cukup adil. Saya juga tidak menyalahkan pemain saya. Kita sempat menyamakan kedudukan 2-2, dan itu luar biasa, tandasnya.

Persib unggul 2-0 di babak pertama melalui tendangan bebas Radovic menit 27, dan gol Airlangga Sutjipto menit ke 40. Di babak kedua, Persiwa sempat mengancam dengan menyamakan skor menjadi 2-2. Dua gol tim tamu, di cetak Ferdinand Sinaga menit 60 dan lesakkan Abel Satya delapan menit berselang.

Pelatih Persib Daniel Roekito melakukan beberapa pergantian pemain ketika kedudukan imbang. Yang paling memberikan pengaruh, adalah hadirnya Hilton Moreira. Pemain asal Brazil ini kembali membawa Maung Bandung unggul 3-2 melalui golnya di menit 73.

Tiga menit berselang, Radovic kembali melakukan eksekusi tendangan bebas dengan sempurna. Radovic menutup performanya malam tadi, dengan raihan hattrick setelah mencetak gol ketiga di masa injury time. Persib pun unggul telak 5-2.(ytn)

Data Fakta
Persib Bandung vs Persiwa Wamena
5-2
Gol: Miljan Radovic (7")+(76")+(90"+), Airlangga Sucipto (35"), Hilton Moreira (73") Persib Bandung; Ferdinand Sinaga (60"), Habel Satya (68")
Kartu Kuning: Erick Weeks (57"), Habel Satya (68")+(82"), Boakay Edie Foday (69")
Kartu Merah: Habel Satya
Stadion: Si Jalak Harupat
Penonton: 12.200 orang
Wasit: Jumadi Efendi

Susunan Pemain:
Persib:
Cecep Supriatna (pg), Maman Abdurahman, Nova Arianto, Wildansyah, Gilang Angga Kusuma (b), Isnan Ali, Hariono, Miljan Radovic, Atep (t), Airlangga Sucipto/Rendi Saputra (90"+), Matsunaga Shohei (d)
Formasi: 4-4-2
Pelatih: Daniel Roekito

Persiwa:
Galih Firmansyah (pg), Sasa Sacevic, Yesaya Desnam, Firly Apriansyah/Habel Satya (45"), Imanuel Padwa/Ferrynando Pahabol (55") (b), Tomoyuki Sakai, Supriadi, Isak Konon, Erick Weeks (t), Boakay Edie Foday, Ferdinand Sinaga (d)
Formasi: 4-4-2
Pelatih: Suharno

Bravo PERSIB !!!
NB:
Dukung PERSIB dengan berbagi posting ini di Facebook. Cukup dengan meng-KLIK link ini!

Terimakasih.

Dukung juga blog ini dengan menjadi pengikut / follower blog ini dan menambahkan link blog ini di blog Anda. Sebagai timbal balik, blog Anda pun akan di follow dan di-backlink.

Posting berhubungan:

Jangan lupa, kunjungi sponsor kami berikut ini:

Prduk Untuk Suami Istri:


Sumber cerita dan Gambar:
http://www.jpnn.com/read/2011/03/25/87788/Super-Hattrick-Radovic!-